Dalam rangka mengoptimalkan Program Percepatan Sekolah Berpola Asrama dan Sekolah Sepanjang Hari (SSH), Pemerintah Kabupaten Tambrauw berkomitmen menangani Anak Tidak Sekolah (ATS) dan meningkatkan kualitas pendidikan.
BPP Papua Barat Daya melalui Pokja Papua Cerdas berkomitmen mendampingi Pemerintah Kabupaten Tambrauw dalam menjalankan program percepatan pembangunan pendidikan guna mendukung peningkatan kualitas pembangunan manusia. Selain Sekolah Berpola Asrama yang telah didampingi selama ini, Pokja Papua Cerdas kembali mendorong Dinas Pendidikan untuk berkolaborasi dengan FKIP Universitas Papua (UNIPA) dalam pelaksanaan salah satu program percepatan Papua Cerdas, yaitu Sekolah Sepanjang Hari (SSH).
Sekolah Berpola Asrama disiapkan untuk jenjang SMP dan saat ini mulai dipersiapkan untuk jenjang SMA. Program ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan Harapan Lama Sekolah (HLS), khususnya bagi anak-anak di wilayah distrik yang memiliki keterbatasan akses pendidikan. Berdasarkan data BPS Tahun 2022, Angka Partisipasi Kasar (APK) Kabupaten Tambrauw tercatat sebesar 120% pada jenjang SD, 91% pada jenjang SMP, dan 75% pada jenjang SMA. Kondisi tersebut menunjukkan adanya penurunan partisipasi pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sehingga penguatan akses dan keberlanjutan pendidikan menjadi penting untuk terus didorong.

Sekolah Sepanjang Hari (SSH) merupakan program percepatan yang dikembangkan untuk memberikan ruang bagi anak putus sekolah agar dapat kembali memperoleh layanan pendidikan, sekaligus menjadi salah satu strategi penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Melalui program SSH, dilakukan pendampingan peningkatan keterampilan literasi dan numerasi dasar bagi peserta didik, khususnya kelas 4–6, pengembangan keterampilan kecakapan hidup, serta pemberian makanan bergizi di sekolah. SSH menjadi salah satu program percepatan Misi Papua Cerdas yang mengkolaborasikan kinerja pemerintah dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pembangunan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tambrauw.
BPP Papua Barat Daya melalui fungsi Sinkronisasi, Harmonisasi, Evaluasi, dan Koordinasi (SHEK) berkomitmen mendampingi Pemerintah Kabupaten Tambrauw sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program percepatan melalui penyusunan dan penerapan IKU, termasuk mengukur capaian output dan outcome serta dampaknya terhadap Orang Asli Papua (OAP). Hasil SHEK BPP diharapkan menjadi bahan rekomendasi bagi keberlanjutan program percepatan pembangunan pendidikan di Kabupaten Tambrauw.






