Jayapura (05/8) – Badan Pengarah Papua (BPP) Provinsi Papua bergerak cepat melakukan monitoring dan koordinasi lintas sektor dalam penanganan korban yang terindikasi mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jayapura.
Langkah cepat tersebut dilakukan melalui Tim Gabungan Kelompok Kerja Papua Cerdas, Papua Produktif, serta Papua Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) BPP Papua yang diterjunkan langsung ke lapangan untuk memantau kondisi korban, kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, serta memperkuat koordinasi antarinstansi terkait.

Monitoring dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Posko Penanganan Darurat, serta melalui koordinasi dengan rumah sakit rujukan, termasuk Rumah Sakit Umum Pusat Kementerian Kesehatan. Kegiatan ini bertujuan memastikan pelayanan kesehatan terhadap korban berjalan optimal, mengidentifikasi kebutuhan mendesak, serta memberikan masukan strategis bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Berdasarkan hasil monitoring, sebagian besar korban merupakan peserta didik penerima manfaat Program MBG yang mengalami gejala mual, muntah, sakit perut, diare, dan pusing setelah mengonsumsi makanan yang dibawa pulang dari sekolah. RSUD Yowari telah menangani sekitar 65 pasien, terdiri atas anak-anak, orang dewasa, dan tiga ibu hamil, dengan sebagian besar pasien berada dalam kondisi stabil dan menunjukkan perkembangan yang baik.

BPP Papua menilai penanganan medis dilakukan secara cepat dengan mengedepankan keselamatan pasien sebagai prioritas utama. Di sisi lain, investigasi penyebab dugaan keracunan masih dilakukan oleh Dinas Kesehatan melalui pemeriksaan sampel makanan dan pengujian laboratorium, sehingga belum terdapat kesimpulan resmi mengenai sumber penyebab kejadian.
Melalui koordinasi strategis lintas instansi, disepakati sejumlah langkah percepatan, antara lain optimalisasi rujukan pasien ke rumah sakit yang masih memiliki kapasitas, penyediaan tambahan tempat tidur, kesiapan tenaga medis, pemenuhan kebutuhan obat-obatan, serta penguatan komunikasi publik melalui satu pintu informasi resmi.

BPP Papua menegaskan akan terus melakukan monitoring lanjutan terhadap implementasi rekomendasi yang telah disepakati bersama para pemangku kepentingan, guna memastikan penanganan korban berjalan efektif, menjaga stabilitas sosial, serta mendukung penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis yang aman, akuntabel, dan berkelanjutan di Papua.






