Manokwari, 5 Agustus 2026 – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Papua Barat menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (MUSORPROVLUB bertempat di Reremi KPR, Kabupaten Manokwari.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan NPCI Provinsi Papua Barat guna mendukung peningkatan prestasi olahraga disabilitas di daerah.
Musyawarah yang dihadiri oleh BP3OKP Perwakilan Papua Barat, Ketua NPCI Pusat, Staf Ahli Gubernur, Dinas Pendidikan dan Olahraga Papua Barat, Dinas Kesehatan Papua Barat serta jajaran pengurus, perwakilan cabang olahraga, atlet, serta para pemangku kepentingan ini mengusung tema “Memperkuat Tata Kelola Organisasi yang Profesional, Transparan, dan Akuntabel untuk Kemajuan Olahraga Disabilitas.”
Ketua NPCI Heris Isranto, dalam sambutannya menegaskan bahwa MUSORPROVLUB bukan hanya menjadi agenda organisasi untuk memilih kepengurusan, tetapi juga sebagai forum evaluasi dan konsolidasi dalam menyusun langkah-langkah strategis bagi kemajuan olahraga disabilitas di Papua Barat.
Menurutnya, organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan seluruh pemangku kepentingan serta meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Momentum MUSORPROVLUB ini harus menjadi titik awal untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan sinergi seluruh pengurus, serta memastikan setiap program pembinaan benar-benar berorientasi pada peningkatan prestasi atlet disabilitas Papua Barat,” ujarnya.
Ketua panitia Musorprovlub, Yoas Aronggear mengatakan Musorprovlub yang diselenggarakan sebagai amanat organisasi untuk menjamin kesinambungan dan tata kelola organisasi NPCI Papua Barat serta memperkuat persatuan dalam menyusun langkah strategis serta memilih ketua NPCI Papua Barat periode 2026-2031.
“Panitia sampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan NPCI Pusat serta Pemerintah Papua Barat yang telah mendukung kegiatan ini sehingga bisa terlaksana dengan baik,” katanya.
Juga dalam hal ini Staf ahli bidang pembangunan dan ekonomi Pemprov Papua Barat, Marthen Kocu mengingatkan bahwa musorprovlub ini bukan sekadar forum musyawarah organisasi biasa, melainkan momentum strategis bagi NPCI Provinsi Papua Barat untuk melakukan kembali arah organisasi ke depan.
“Tema yang diusung,sangat relevan dengan tantangan yang kita hadapi bersama dalam membangun ekosistem olahraga disabilitas yang lebih maju dan berkeadilan,” kata Marthen.
Ia juga mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat mengapresiasi dedikasi para pengurus, pelatih, dan atlet NPCI yang selama ini telah mengharumkan nama Papua Barat melalui berbagai prestasi di ajang olahraga penyandang disabilitas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Selain membahas berbagai agenda organisasi, forum MUSORPROVLUB juga menjadi wadah untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, memperkuat sistem tata kelola kelembagaan, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi berbagai agenda olahraga paralimpiade di masa mendatang.
Melalui penyelenggaraan MUSORPROVLUB ini, diharapkan NPCI Provinsi Papua Barat semakin solid dalam menjalankan fungsi organisasi, memperkuat pembinaan olahraga prestasi bagi penyandang disabilitas, serta berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan olahraga yang inklusif, berkeadilan, dan memberikan ruang yang setara bagi seluruh atlet untuk mengembangkan potensi terbaiknya.




Penulis : Hermanus Jalmav






