Lanny Jaya – Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Pokja Papua Sehat bersama Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menggelar pertemuan koordinasi pada 21–22 Juli 2026 untuk membahas penguatan pelayanan kesehatan, optimalisasi Dana Otonomi Khusus (Otsus), serta pemenuhan sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Kabupaten Lanny Jaya.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya BP3OKP mengawal percepatan transformasi kesehatan di Papua Pegunungan agar pelayanan kesehatan semakin merata dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bupati Lanny Jaya menyampaikan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan terus menjadi prioritas pembangunan daerah. Namun, menurutnya, pengelolaan Dana Otsus yang tepat sasaran serta dukungan pemerintah pusat tetap dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan, terutama di tengah tantangan kondisi keamanan dan keterbatasan anggaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lanny Jaya menjelaskan bahwa jumlah puskesmas telah meningkat menjadi 28 unit. Meski demikian, ketersediaan tenaga kesehatan masih menjadi tantangan karena sebagian besar fasilitas kesehatan masih kekurangan tenaga medis, terutama ASN.

Direktur RSUD Tiom menambahkan, rumah sakit saat ini sedang dipersiapkan naik status dari Kelas D menjadi Kelas C. Selain pembangunan infrastruktur, penguatan SDM kesehatan juga terus dilakukan melalui pendidikan dokter spesialis serta peningkatan fasilitas penunjang pelayanan.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas sejumlah persoalan kesehatan di Lanny Jaya, di antaranya penanganan HIV, tuberkulosis (TBC), stunting, serta penguatan pelayanan kesehatan primer hingga wilayah terpencil.
BP3OKP Pokja Papua Sehat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal percepatan pembangunan kesehatan melalui penguatan fasilitas pelayanan, pemenuhan tenaga kesehatan, penguatan sistem rujukan, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat adat.

Sebagai tindak lanjut, pertemuan menghasilkan rekomendasi pembentukan Forum Sinkronisasi Program Kesehatan Otonomi Khusus Papua Pegunungan serta penyusunan Roadmap Kesehatan Papua Pegunungan sebagai acuan bersama dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan kesehatan di wilayah tersebut.






