WAMENA – Musyawarah Daerah (MUSDA) dan Pelantikan Pengurus Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tingkat Provinsi dan Delapan Kabupaten se-Provinsi Papua Pegunungan Periode 2026–2030 menjadi momentum strategis dalam memperkuat kelembagaan adat sebagai mitra pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan Papua.
Kegiatan yang diselenggarakan secara Hybrid oleh LMA Tanah Papua tersebut berlangsung pada 8–9 Oktober 2026 di Hotel Grand Sartika, Jalan Bhayangkara, Wamena, Provinsi Papua Pegunungan, dengan melibatkan unsur lembaga adat, pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dalam rangkaian kegiatan, Pdt. Alberth Yoku, S.Ag., selaku Anggota BPP Perwakilan Provinsi Papua, meneruskan arahan tertulis Wakil Presiden Republik Indonesia melalui Zoom Meeting.
Arahan Wakil Presiden menekankan lima hal utama, yakni menjaga persatuan, keamanan, dan kedamaian; mengutamakan pendekatan adat dan kearifan lokal dalam penyelesaian persoalan masyarakat; mengawal pelaksanaan Otonomi Khusus agar memberikan manfaat nyata bagi Orang Asli Papua (OAP); memperkuat persaudaraan antarsuku; serta meningkatkan sinergi antara lembaga adat, pemerintah daerah.







