Biak Numfor (05/03) – Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) terus memperkuat perannya dalam mendorong percepatan pembangunan di Tanah Papua melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi sinkronisasi percepatan pembangunan Papua sesuai dengan Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua (RAPPP) Tahun 2025–2029 yang dilaksanakan di Kabupaten Biak Numfor pada 5–7 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis BP3OKP dalam memastikan program pembangunan Papua berjalan selaras antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh para anggota Badan Pengarah Papua dari enam provinsi di Tanah Papua, Sekretaris Badan Pengarah Papua sekaligus Kepala Sekretariat BPP Jayapura, Kepala Sekretariat BPP Manokwari, serta narasumber dari Kementerian Keuangan, Bappenas, dan Sekretariat Wakil Presiden RI. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi dan sinergi untuk mempercepat pembangunan di wilayah Papua.

Dalam forum tersebut, dibahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Papua, di antaranya pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Otonomi Khusus (Musrenbang Otsus), sinkronisasi dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD dengan RAPPP, serta penguatan interoperabilitas sistem informasi antara SIPPP, SIPD, dan SIKD dalam pengelolaan Dana Otonomi Khusus. Upaya integrasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas tata kelola pembangunan, mempercepat proses penyaluran dana, serta meningkatkan akurasi dan transparansi data pembangunan.
Melalui penguatan koordinasi, sinkronisasi perencanaan, serta integrasi sistem pengelolaan Dana Otsus, BP3OKP terus berupaya memastikan bahwa setiap program pembangunan di Papua dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Dengan dukungan seluruh pihak, percepatan pembangunan Papua diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), serta mendorong terwujudnya Papua yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Oleh: Aulia S. R. Nurcahyani





